Cite This        Tampung        Export Record
Judul Penerapan lean six sigma untuk mengurangi pemborosan dan meningkatkan kualitas produksi drum aspal / Tania Anggi Saputri NRP 6032232007 ; Pembimbing Prof. Ir. I Nyoman Pujawan, M.Eng., Ph.D.
Pengarang Tania Anggi Saputri
Penerbitan Surabaya : [s.n], 2025
Deskripsi Fisik xviii, 105 hlm. :ilus. ;29 cm.
Subjek LSS
Manajemen Rantai Pasok
Supply chain management
Abstrak Di era kompetitif saat ini, perusahaan dituntut untuk meningkatkan efektivitas produksi dengan mengurangi pemborosan serta menjaga manajemen kualitas guna mempertahankan eksistensinya. Namun, hal ini belum diimplementasikan secara optimal di BPG (Bitumen Plant Gresik), sebuah unit bisnis distribusi aspal di Indonesia, yang masih menghadapi permasalahan pemborosan waktu proses dan kecacatan dalam proses fabrikasi drum aspal. Berdasarkan data tahun 2024, persentase reject mencapai 11,16% dari total produksi 555.070 unit, dengan estimasi kerugian sebesar Rp777.711.482. Nilai DPMO (Defect per Million Opportunities) tercatat sebesar 20.166,67 dan tingkat sigma hanya sebesar 3,5, menandakan bahwa proses masih jauh dari standar kualitas. Selain itu, hasil pemetaan Value Stream Mapping (VSM) menunjukkan total lead time produksi drum sebesar 3.891,05 menit, dengan hanya 75,60% berupa value added activity (VA). Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi critical waste, menganalisis akar penyebab, merancang usulan perbai
Catatan Tesis (S2) - Manajemen Rantai Pasok - MMT - SIMT - ITS
Bibliografi : hlm. 95-99
Lean Six Sigma, DMAIC, DPMO, Tingkat Sigma, Value Stream Mapping, dan Critical to Quality. Lean Six Sigma, DMAIC, Sigma Level, Value Stream Mapping, and Critical to Quality
Bentuk Karya Tidak ada kode yang sesuai
Target Pembaca Tidak ada kode yang sesuai
https://repository.its.ac.id/119440/

 
No Barcode No. Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
3100025100396 RTMRP 396 TAN p 2025 Baca di tempat SIMT - SIMT ITS Tersedia
Tag Ind1 Ind2 Isi
001 INLIS000000000085321
005 20260507041157
007 ta
008 260507################|##########|#|##
035 # # $a 0010-0526000207
082 # # $a 396
084 # # $a RTMRP 396 TAN p 2025
100 0 # $a Tania Anggi Saputri
245 1 # $a Penerapan lean six sigma untuk mengurangi pemborosan dan meningkatkan kualitas produksi drum aspal /$c Tania Anggi Saputri NRP 6032232007 ; Pembimbing Prof. Ir. I Nyoman Pujawan, M.Eng., Ph.D.
260 # # $a Surabaya :$b [s.n],$c 2025
300 # # $a xviii, 105 hlm. : $b ilus. ; $c 29 cm.
500 # # $a Tesis (S2) - Manajemen Rantai Pasok - MMT - SIMT - ITS
504 # # $a Bibliografi : hlm. 95-99
505 # # $a Lean Six Sigma, DMAIC, DPMO, Tingkat Sigma, Value Stream Mapping, dan Critical to Quality. Lean Six Sigma, DMAIC, Sigma Level, Value Stream Mapping, and Critical to Quality
520 # # $a Di era kompetitif saat ini, perusahaan dituntut untuk meningkatkan efektivitas produksi dengan mengurangi pemborosan serta menjaga manajemen kualitas guna mempertahankan eksistensinya. Namun, hal ini belum diimplementasikan secara optimal di BPG (Bitumen Plant Gresik), sebuah unit bisnis distribusi aspal di Indonesia, yang masih menghadapi permasalahan pemborosan waktu proses dan kecacatan dalam proses fabrikasi drum aspal. Berdasarkan data tahun 2024, persentase reject mencapai 11,16% dari total produksi 555.070 unit, dengan estimasi kerugian sebesar Rp777.711.482. Nilai DPMO (Defect per Million Opportunities) tercatat sebesar 20.166,67 dan tingkat sigma hanya sebesar 3,5, menandakan bahwa proses masih jauh dari standar kualitas. Selain itu, hasil pemetaan Value Stream Mapping (VSM) menunjukkan total lead time produksi drum sebesar 3.891,05 menit, dengan hanya 75,60% berupa value added activity (VA). Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi critical waste, menganalisis akar penyebab, merancang usulan perbaikan, meningkatkan sigma level, dan menurunkan potential loss. Pendekatan Lean Six Sigma (LSS) digunakan melalui kerangka DMAIC (Define, Measure, Analyze, Improve, Control) dan alat bantu perbaikan lainnya. Beberapa tindakan korektif yang dilakukan meliputi perubahan standar pengecekan material masuk, implementasi jadwal perawatan mesin, pembuatan SOP, serta perbaikan tata letak fasilitas produksi. Setelah implementasi perbaikan, nilai VA meningkat dari 2.880,2 menjadi 2.941,93 menit, nilai sigma naik menjadi 4,04 dan DPMO turun menjadi 6.210. Peningkatan process cycle efficiency (PCE) tercatat menjadi 76,66%, serta potential loss berhasil ditekan sebesar 38% antara Januari–Februari dan Maret–April 2025.
650 # 4 $a LSS
650 # 4 $a Manajemen Rantai Pasok
650 # 4 $a Supply chain management
856 # # $a https://repository.its.ac.id/119440/
990 # # $a 3100025100396
Content Unduh katalog