02884 2200241 4500001002100000005001500021035002000036007000300056008003900059082000900098084002400107100002200131245019800153260003000351300003600381500005700417650003500474504003100509505016800540520187500708856004102583990001802624INLIS00000000008055220260102103731 a0010-0126000016ta260102 | | |  a0006 aRTE 0006 PET p 20250 aPetrus Pedro Baga1 aPerancangan arsitektur SPBE untuk meningkatkan indeks domain tata kelola SPBE /cPetrus Pedro Baga NRP 6022231046; Pembimbing Dr. Ir. Achmad Affandi, DEA.; Reza Fuad Rachmadi, S.T., M.T., Ph.D. aSurabaya :b[s.n.],c2025 axxi, 169 hlm. :bilus ;c29 cm. aTesis (S2) - Departemen Teknik Elektro - FTEIC - ITS 4aManagement information systems aBibliografi : hlm. 145-150 aSPBE, Evaluasi SPBE, Indeks SPBE, Arsitektur SPBE, Tata kelola SPBE, Indonesia e-Government System, SPBE Evaluation, SPBE Index, SPBE Architecture, SPBE Governance aPenerapan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) merupakan amanat Peraturan Presiden Nomor 95 Tahun 2018 yang bertujuan untuk meningkatkan efisiensi birokrasi dan kualitas layanan publik. Untuk mendukung integrasi serta interoperabilitas layanan pemerintah, telah ditetapkan Peraturan Presiden Nomor 132 Tahun 2022 mengenai Arsitektur SPBE Nasional sebagai panduan teknis pelaksanaan SPBE secara menyeluruh. Penelitian ini bertujuan untuk merancang arsitektur SPBE pada Pemerintah Kabupaten Sikka guna meningkatkan indeks domain tata kelola SPBE. Urgensi penelitian terletak pada belum tersedianya dokumen arsitektur SPBE di Kabupaten Sikka, sementara nilai domain tata kelolanya masih tergolong rendah dan belum memenuhi indikator yang ditetapkan oleh pemerintah pusat. Tanpa kerangka arsitektur yang terstandar, pelaksanaan SPBE berisiko berjalan tanpa arah yang jelas, terfragmentasi, serta kurang efisien. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan studi dokumen. Objek kajian meliputi struktur organisasi, layanan publik, serta sistem teknologi informasi yang digunakan. Rancangan arsitektur disusun berdasarkan enam domain utama yang termuat dalam Arsitektur SPBE Nasional, yaitu: proses bisnis, data dan informasi, layanan, aplikasi, infrastruktur, dan keamanan. Hasil penelitian mencakup: Rancangan kebijakan internal SPBE yang menjadi dasar pelaksanaan SPBE di lingkungan pemerintah daerah; Dokumen arsitektur SPBE yang menggambarkan keterkaitan dan integrasi antar-domain secara menyeluruh; dan Standar Operasional Prosedur (SOP) sebagai pedoman untuk mendukung implementasi arsitektur secara konsisten dan berkesinambungan. Rancangan ini diharapkan dapat menjadi acuan dalam meningkatkan kualitas tata kelola SPBE serta mendorong akselerasi transformasi digital di Kabupaten Sikka ahttps://repository.its.ac.id/120198/ a3100026000006